Kisah Nabi Luth dan Kaum Sodom yang Dibinasakan Allah


 


Nabi Luth merupakan anak keponakan dari Nabi Ibrahim. Ayah nabi Luth bernama Haran bin Azar saudara kandung nabi Ibrahim alaihi salam dan ayahnya mempunyai kembaran bernama Nahor. Nabi Luth mempunyai seorang istri semasa hidupnya bernama Wali 'ah dan memiliki dua orang anak perempuan bernama Raitsa dan Zaghrata.

Di dalam Al-Quran nama nabi Luth disebut sebanyak 27 kali sedangkan kaumnya yaitu kaum sodom disebut 10 kali. Nabi Luth alaihi salam hidup semasa dengan nabi Ibrahim alaihi salam dan mereka berdua sempat berdakwah di Mesir untuk mensyiarkan agama Allah Subhanahu Wa Ta 'ala.

Kemudian Nabi Luth diperintah oleh Allah Subhanahu Wa Ta 'ala untuk pergi ke suatu daerah yang bernama sadum atau yang dikenal dengan sebutan negeri kaum Sodom. Dinegeri itu nabi Luth alaihi salam ditugaskan Allah untuk memperbaiki keadaan kaum Sodom yang telah berbuat melampaui batas, yaitu maraknya perbuatan tercela terutama perbuatan menyimpang kaum Sodom yaitu menyukai sesama jenis atau homoseksual.

Didalam dakwahnya untuk menyeruh kaum sodom untuk kembali kejalan yang benar sebagaimana fitrahnya seorang manusia mendapat ujian yang sangat berat. Dakwah nabi Luth mengajak kembali kepada ajaran Allah tidak mereka pedulikan, bukan hanya penolakan namun nabi Luth dimusuhi oleh para penentangnya.

Selama nabi Luth berdakwah kepada kaum Sodom mendapatkan banyak rintangan sehingga yang beriman kepada Allah dan mengikuti seruan nabi Luth terbilang sedikit. Ajakan nabi Luth ditolak oleh kebanyakan kaum Sodom. Nabi Luth alaihi salam pun mendapatkan penolakan yang sangat keras bahkan dengan ancaman akan dibunuh apabila tidak menghentikan dakwahnya kepada kaum Sodom.

Nabi Luth alaihi salam terus berusaha berdakwah walau dibawah ancaman kaumnya. Peringatan demi peringatan tentang azab Allah telah disampaikan kepada kaum Sodom agar mereka sadar dan  bertobat. Namun lagi-lagi mereka justru menantang nabi Luth alaihi salam supaya Allah segera menurunkan azabnya yang selalu ia sampaikan. 

Perbuatan-perbuatan maksiat semakin menjadi perilaku menyimpang berhubungan sesama jenis terus berlanjut sampai Allah mengutus dua orang malaikat ke bumi yang menyamar menjadi manusia untuk menemui nabi Luth alaihi salam untuk memberi kabar akan diturunkan azab kepada kaumnya dalam waktu dekat sebagaimana kaumnya meminta disegerakan azab itu menimpanya.


Dikutip dari laman artikel Riauone (22/01/2018), Kelompok kaum Sodom ini kata Ust. Boby Heri Wibowo dalam kajiannya bakda maghrib dimasjid Al-Hakim Taman Menteng Jakarta, mengatakan bahwa kelompok LGBT ini mempunyai perilaku yang tidak mencerminkan sebagai manusia dan tempatnya adalah neraka Jahannam, sebab orang-orang yang masuk kedalam neraka Jahannam itu dia lebih hina daripada hewan ternak.

Kembali kepada Kisah Nabi Luth alaihi salam dan kaum Sodom, dikisahkan ketika kedua malaikat yang diutus oleh Allah Subhanahu Wa Ta 'ala untuk menemui nabi Luth alaihi salam datang dengan menyerupai laki-laki tampan. Kemudian nabi Luth membawa kedua malaikat membawa tamunya itu kerumahnya secara diam-diam agar tidak dilihat oleh kaumnya. 

Namun sayangnya istri nabi Luth alaihi salam berkhianat dan keluar dari rumah untuk memberitahu kaum Sodom, bahwa dirumahnya ada dua laki-laki tampan bersama nabi Luth. Mendengar cerita itu kemudian kaum Sodom menyerbu rumah nabi Luth alaihi salam dan terjadilah pertikaian karena masing-masing dari kaumnya itu menghendaki dua laki-laki tampan itu yang tiada lain adalah dua orang malaikat yang sedang menyamar. Dengan keadaan yang rusuh itu kemudian Allah membutakan penglihatan kaum Sodom, sehingga kedua malaikat itu bisa pergi meninggalkan mereka.


Nabi Luth alaihi salam dan para pengikutnya diperintahkan Allah untuk meninggalkan negeri Sodom sebelum Subuh, karena azab yang akan ditimpakan kepada mereka pada saat waktu Subuh. Didalam perjalanan meninggalkan negeri itu, nabi Luth alaihi salam dan para pengikutnya dilarang melihat kebelakang, sebab jika ada yang menoleh kebelakang maka ia tak luput dari azab itu. 

Namun istri nabi Luth alaihi salam setelah mengikuti rombongan yang diperintahkan pergi meninggalkan kota itu, kemudian memutuskan kembali ke kota  dan memilih bergabung bersama orang-orang kafir. 

Saat waktu Subuh tiba, maka azab yang dijanjikan Allah untuk menghancurkan kaum Sodom terjadi. Mereka ditimpah azab yang dahsyat dimana Allah memerintahkan bumi untuk mengoncang kaum Sodom dan membalikan tanah yang diatas kebawah dan yang dibawa berada diatas, sehingga kaum sodom binasa ditelan bumi. Tidak itu saja lalu Allah menghujani mereka dengan batu api dari letusan gunung api yang memuntahkan bebatuan kelangit lalu menimpa dan membakar kota itu hanya sekejap.







Lebih baru Lebih lama